LOMBA ARTIKEL “Meningkatkan Jiwa Kaum Milenial dengan Semangat Kartini: Become a Game Changer” OLEH ARMANDA LUKITA

PROGRAM KERJA SEMA TAHUN 2020/2021

“Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.”
— Raden Ajeng Kartini

Lahir di Jepara, Jawa Tengah pada tanggal 21 April 1879. Raden Ajeng Kartini adalah salah satu pahlawan perempuan Indonesia yang berkat pemikiran dan perjuangannya membuat emansipasi wanita kian meluaskan perannya. Dahulu, Raden Ajeng Kartini memperjuangkan kesetaraan wanita karena saat itu keberadaan kaum hawa seringkali tidak dihargai. Wanita hanya boleh mengerjakan urusan dapur dan mengurus anak, para wanita pun tidak diberi kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Raden Ajeng Kartini dengan segenap hati dan jiwanya, berjuang agar para wanita Indonesia yang merasa tertindas mendapatkan derajat yang sama dengan pria. Perjuangan dari Raden Ajeng Kartini ini benar-benar berpengaruh besar bagi para wanita Indonesia.

Emansipasi wanita memandang penyetaraan hak dan kewajiban perempuan dengan laki-laki sebagai manusia seutuhnya adalah sama. Sebagai manusia, perempuan memiliki kebebasan untuk berekspresi, memilih, dan berkehendak sesuai dengan hakikatnya sebagai manusia. Seiring dengan perubahan dan perkembangan zaman, konsep ‘emansipasi’ masa kini berlawan arah. Pesonanya justru tak lagi harum seiring salah kaprahnya perempuan Indonesia memahami konsep tersebut. Hari ini menandakan kebangkitan emansipasi wanita yang selama ini dipandang sebelah mata. Tidak banyak yang mengerti tentang emansipasi wanita. Sebagian besar menganggap wanita hanyalah manusia yang bekerja di dapur, bukan di luar. Mereka yang beranggapan demikian kerap menjadikan wanita sebagai objek yang lemah dan terbatas.

Perempuan masih terjajah. Walaupun demikian kita tidak bisa menampikan perubahan-perubahan yang sudah terjadi hingga saat ini. Perjuangan kaum perempuan yang tak henti-hentinya dan bahkan mungkin dukungan dari kaum laki-laki yang sudah sadar mengantarkan perempuan pada titik-titik perubahan saat ini.
Lantas, bagaimana peran untuk “Kartini Milenial” saat ini?

The Game Changer, perempuan Indonesia harus bisa menjadi Game Changer. Kartini di era milenial harus memiliki kekuatan untuk mendobrak dan melahirkan generasi yang luar biasa dengan berfikir secara logis, rasional akan informasi yang diterima, dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Para Kartini milenial harus mengutamakan pendidikan sebagai kunci keberhasilan suatu bangsa untuk melawan radikalisme, serta menjadikan bentuk pribadi generasi milenial yang inovatif, mandiri, cerdas, dan menumbuhkan rasa nasionalisme. Di mana pun perempuan bekerja dan bidang apapun, semua dapat menjadi pendobrak perubahan. Oleh karena itu, perempuan harus mendapatkan pendidikan yang memadai. Pendidikan bagi perempuan bukan untuk bersaing dengan laki-laki melainkan semakin mendorong terjadinya peradaban lebih maju bagi bangsa dan negara.

“Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi tuk menang.” — Raden Ajeng Kartini

NAMA : ARMANDA LUKITA D3 RMIK 4B

LINK PEMVOTINGAN ARTIKEL :https://forms.gle/uRiooofSi6MaryST6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *